Apa yang kita petik hari ini adalah yang kita tanam kemarin. Apa yang kita miliki atau tak kita miliki sekarang adalah hasil dari yang kita semaikan sebelumnya. Apa yang kita syukuri dan kita sesali, adalah hasil dari pilihan kita dahulu untuk menyirami atau membiarkannya kering. Teman-teman di Markas Maiyah menugasi saya untuk menuliskan secara berkala rentang proses yang saya semaikan, tan…
BUKU INI adalah terjemahan dari serangkaian artikel yang pernah ditulis Residen Madiun Dr Lucien Adam (1890–1974, menjabat 1934–38 ) pada 1938 hingga 1940. Artikel-artikel tersebut mengandung informasi penting sejarah Madiun Raya sejak abad ke-10 hingga 19. Kini, wilayah Madiun Raya telah menjadi berbagai kota dan kabupaten, yaitu Madiun, Caruban, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, dan Magetan. Di da…
Babad Tanah Jawi merupakan karya ensiklopedik yang dimulai dari Adam maupun Dewa-Dewa Hindu, menceritakan masa pra-islam yang legendaris dalam sejarah Jawa, dan mencapai puncaknya pada abad XVII atau XVIII Jawa menyimpan misteri sejarah yang sangat dramatis dan mencekam. Namun tidak banyak jejak yang terekam dalam catatan tertulis. Babad Tanah Jawi merupakan satu dari sangat sedikit penuturan …
"""Yang sakit itu Soedirman, tapi Panglima Besar tidak pernahsakit.” Pagi itu, 19 Desember 1948, Panglima Besar bangkit dan memutuskan memimpin pasukan keluar dari Yogyakarta, mengkonsolidasikan tentara,dan mempertahankan Republik dengan bergerilya. Panglima Besar sudah terikat sumpah: haram menyerah bagi tentara. Karena ikrar inilah Soedirman menolak bujukan Sukarno untuk berdiam di Yogyaka…
Penduduk desa Afghan setiap hari memandang ke ""luar negeri"" yang hanya selebar sungai jauhnya. Memandangi mobil-mobil melintas, tanpa pernah menikmati rasanya duduk dalam mobil. Mereka memandangi rumah-rumah cantik bak vila, sementara tinggal di dalam ruangan kumuh remang-remang yang terbuat dari batu dan lempung. Mereka memandangi gadis-gadis bercelana jins tertawa riang, sementara kaum pere…
Pada tahun 2006, Agustinus mulai melintasi perbatasan antar negara menuju Afghanistan, dan selama dua tahun ia menetap di Kabul sebagai fotografer jurnalis---catatannya di buku ini adalah hasil perenungan yang memakan waktu tak singkat. Selimut Debu akan membawa Anda berkeliling ""negeri mimpi""---yang biasa dihadirkan lewat gambaran reruntuhan, korban ranjau, atau anak jalanan mengemis di jala…